HASANAH.ID, NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem saat Idulfitri 1446 Hijriah akibat masih aktifnya fenomena La Nina. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut fenomena ini diperkirakan bertahan hingga Mei 2025, bertepatan dengan periode Lebaran.
“Saat ini, sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami puncak musim hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi. Beberapa daerah bahkan mencatat curah hujan sangat tinggi, lebih dari 500 mm per bulan,” kata Dwikorita dalam keterangannya, Selasa (25/2).
Menurut BMKG, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan intensitas hujan pada Maret hingga April 2025, dengan curah hujan diprediksi dalam kategori menengah hingga tinggi. Beberapa daerah diperkirakan mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Selain La Nina, BMKG juga mengidentifikasi pengaruh dari gelombang ekuator dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang mulai aktif pada Maret. Fenomena ini dapat memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera bagian utara, lalu bergerak ke barat dan tengah Indonesia hingga pertengahan Maret.