Bupati Sumedang Hadiri Peringatan HPN 2026
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month 10 Februari 2026, 20:52 WIB
- visibility 728
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumedang Hadiri Peringatan HPN 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), di Gedung Negara, Senin (9/2/2026). Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis insan pers dalam pembangunan.
Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa peringatan HPN tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan. Ia berharap momentum tersebut menghadirkan dampak nyata, bermakna, dan memberikan manfaat luas, baik bagi insan pers maupun masyarakat.
Menurutnya, setidaknya ada empat nilai penting yang harus lahir dari peringatan HPN. Pertama, mempererat tali silaturahmi di antara insan pers dan seluruh pemangku kepentingan. Kedua, meningkatkan motivasi, kinerja, serta kolaborasi antara media dan pemerintah daerah. Ketiga, mendorong kompetisi yang sehat dan profesional di kalangan wartawan di Kabupaten Sumedang. Keempat, menghadirkan informasi yang mencerahkan demi mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang tetap konsisten, solid, dan kompak. Dedikasi dan kerja keras rekan-rekan media telah menjaga marwah jurnalistik di Sumedang,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi. Ia menegaskan, media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penjaga kebenaran sekaligus penyeimbang kekuasaan. Oleh karena itu, tema HPN 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, dinilainya sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Ia menjelaskan, pers yang sehat adalah pers yang bekerja secara profesional, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta menyajikan informasi secara berimbang dan bertanggung jawab. Selain dituntut cepat, media juga harus akurat dan mampu menyampaikan kritik yang konstruktif demi perbaikan bersama.
Lebih lanjut, Bupati Dony mengaitkan peran pers dengan penguatan ekonomi daerah. Menurutnya, ekonomi yang berdaulat tumbuh dari akar rumput, terutama melalui pengembangan UMKM dan potensi lokal. Ia mengapresiasi kontribusi insan pers Sumedang yang aktif mempromosikan produk UMKM dan kreativitas masyarakat secara objektif.
“Ekonomi yang kuat lahir dari bawah. Pers memiliki peran penting dalam mengangkat UMKM dan kreativitas lokal agar dikenal luas. Inilah bagian dari membangun ekonomi yang berdaulat,” jelasnya.
Bupati juga menekankan bahwa bangsa yang kuat berawal dari masyarakat yang tercerahkan. Informasi yang akurat dan edukatif akan menumbuhkan kesadaran publik untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Ia menyimpulkan bahwa pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang tangguh, yang pada akhirnya memperkuat ekonomi dan martabat bangsa.
“Pers yang sehat melahirkan manusia kuat. Manusia kuat mendorong ekonomi berdaulat, dan ekonomi berdaulat akan mewujudkan bangsa yang bermartabat,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan pers terus diperkuat. Ia menilai media bukan sekadar mitra kerja, tetapi juga mitra strategis dalam menyampaikan capaian pembangunan kepada masyarakat.
“Apalah artinya pemerintah bekerja keras jika tidak tersampaikan dengan baik kepada publik. Kami memandang insan pers sebagai mitra strategis dan mitra pembangunan Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.
- Penulis: Bobby Suryo



