“Setiap Posyandu telah kami berikan smartphone. Total ada 1700 posyandu. Baru diberikan 1400 smartphone. Sekarang kader Posyandu ini di setiap Bulan Penimbangan Balita lewat smartphone langsung lapor ke aplikasi e-SIMPATI. Nanti akan muncul rekomendasi atas temuan temuan dilapangan,” ungkapnya.
Sekadar informasi, penilaian kinerja terebut dilaksanakan dalam rangka mewujudkan “Jabar Zero New Stunting” melalui upaya terpadu pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi sebagai upaya pencegahan stunting yang terintegrasi di kabupaten/kota se-Jawa Barat.