Sebelumnya, IPDN telah melaksanakan rangkaian acara menyambut dies natalis ipdn ke-65, diantaranya perlombaan kesenian dan penalaran praja seperti IPDN idol, lomba debat, stand up comedy dan speech competition, pertandingan olahraga praja, bakti sosial di lingkungan sekitar kampus IPDN, pemilihan dosen dan karyawan teladan, perlombaan kebersihan wisma dan perkantoran serta pelaksanaan seminar nasional dengan tema “Optimalisasi Penyelenggaraan Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat dalam Rangka Akselerasi Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat”. Acara puncaknya yakni dengan dilaksanakannya upacara peringatan dies natalis, dimana didalamnya ditampilkan video ucapan testimoni oleh pejabat negara, tokoh nasional dan stakeholder IPDN lainnya.
“Sebagai tempat untuk mendidik para pamong praja di masa depan, IPDN harus dapat menjadi pusat inovasi, pusat pengembangan pemikiran-pemikiran baru, pusat pengembangan budaya kerja baru yang lebih adaptif pada perubahan-perubahan dan lebih siap menghadapi kompetisi global. IPDN harus mampu mencetak kader pamong praja yang mumpuni, tidak terjebak pada rutinitas dan cara-cara lama, mampu bertindak cepat dan tepat, kerja smart tapi tetap berjiwa Pancasila”, ujar Presiden RI yang ditayangkan secara virtual.