Dominasi Gerindra-PKS di DPRD Jabar dinilai akan vokal mengkritisi Pemprov Jabar dibawah pimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.
Pengamat politik UPI, Karim Suryadi mengatakan, ada dua kemungkinan yang terjadi dengan dominasi Gerindra-PKS saat ini. Pertama, Gerindra-PKS akan menunjukan tajinya dengan mengkritisi pemerintahan atau sebaliknya justru ‘sepakat’ dengan berkompromi.
“Bisa mengkritisi. Tapi sisi lain mengayun pada titik ekstrim di mana kedua kekuatan main mata, mengambil kompromi, lobi-lobi cari aman, meski bersebrangan tapi sepakat menjalankan pemerintahan dengan adem ayem,” ucap Karim, Rabu (14/8).
Menurutnya, dengan opsi bersepakat akan sangat berisiko bagi kader-kader Gerindra-PKS di Jabar. Pasalnya, sikap tersebut akan menjadi citra negatif di masyarakat karena tidak menjalankan tugasnya sebagai pengawas pemerintah.
“Tapi sebenarnya yang diharapkan dengan komposisi seperti itu akan makin dinamis. Karena dalam politik lebih dipicu ketakutan kehilangan kekuasaan, dukungan. Itu mendorong mereka. Kalau adem ayem akan hilang dukungan,” katanya.