Prabowo Luncurkan B50, Proyeksi Hemat Devisa Rp170T
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 06:13 WIB
- visibility 104
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Luncurkan B50 Solar Dan Minyak Sawit Tekan Impor
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Proyeksi untuk 2026 menunjukkan penghematan devisa meningkat menjadi sekitar Rp170 triliun.
Pemanfaatan biodiesel B50 juga diperkirakan meningkatkan nilai tambah crude palm oil (CPO).
Nilai tambah CPO dilaporkan meningkat dari Rp20,92 triliun menjadi sekitar Rp23,49 triliun.
Selain nilai ekonomi, penyerapan tenaga kerja juga menjadi salah satu tujuan kebijakan.
Implementasi diperkirakan mampu menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja.
Dari sisi lingkungan, pemerintah mengantisipasi penurunan emisi gas rumah kaca.
Estimasi pengurangan mencapai sekitar 44,46 juta ton CO2 pada 2026.
Pihak terkait menegaskan monitoring dan pengujian akan terus dijalankan untuk menjaga mutu bahan bakar.
Perusahaan pelat merah dan regulator diminta berkoordinasi untuk memastikan kelancaran distribusi.
Skema insentif dan pengawasan mutu disebut-sebut sebagai kunci agar manfaat biodiesel B50 maksimal.
Penerapan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit.
Pemerintah menyatakan komitmen melanjutkan evaluasi berkala atas dampak ekonomi dan lingkungan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




