DPR: Serapan UMKM 51,64% rendah, Gen Z antre kuliner viral
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026 13:17 WIB
- visibility 65
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gen Z Antre Kuliner Viral, DPR: Program UMKM Belum Adaptif
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Perilaku belanja Gen Z semakin nyata terlihat dalam antrian panjang untuk produk kuliner viral, fenomena yang menurut Nila Yani Hardiyanti menuntut perubahan kebijakan ekonomi dan pembinaan UMKM.
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu menyampaikan pengamatan dan rekomendasinya dalam keterangan pers pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Nila menegaskan bahwa perilaku belanja Gen Z menjadi penentu baru dalam dinamika konsumsi nasional sehingga model pendampingan usaha harus disesuaikan.
Menurut Nila, preferensi generasi muda terhadap pengalaman dan interaksi sosial mempengaruhi pilihan produk serta saluran pemasaran yang efektif.
Data serapan program UMKM dan kewirausahaan yang baru mencapai 51,64 persen menjadi indikator perlunya evaluasi strategi pembinaan yang selama ini diterapkan.
Dia menilai pendekatan pelatihan formal konvensional tidak lagi memadai untuk menjawab kebutuhan pasar yang dipengaruhi perilaku belanja Gen Z.
Nila mengusulkan kementerian dan lembaga terkait mengalihkan fokus ke fasilitasi inkubasi bisnis yang lebih aplikatif, khususnya di sektor kuliner, fesyen, dan industri kreatif.
Langkah ini, menurutnya, harus mengedepankan praktik usaha, akses pasar digital, dan kolaborasi dengan komunitas kreatif yang sudah aktif di lapangan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




