Breaking News
Trending Tags

Rupiah melemah ke Rp17.738 per Dolar AS imbas sanksi Iran

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026 13:25 WIB
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Rupiah diperkirakan kembali mengalami tekanan seiring meningkatnya kekhawatiran investor terkait eskalasi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan dorongan pelemahan berasal dari penguatan Dolar AS setelah Washington meluncurkan operasi sanksi besar-besaran terhadap jaringan keuangan Iran yang dinamai Operasi Economic Outcast.

Lukman menilai sentimen global tersebut membuat Rupiah berada dalam tekanan, terutama karena aliran modal mencari aset safe haven.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan operasi itu resmi diluncurkan pada Senin, 24 Agustus 2026, atas arahan Presiden Donald Trump.

Bessent menyebut tujuan operasi adalah memutus jalur keuangan yang memfasilitasi penerimaan pendapatan dan mekanisme penghindaran sanksi oleh Iran.

Pihak berwenang AS memperingatkan setiap negara atau entitas yang mencoba membuka celah finansial bagi Tehran akan menghadapi konsekuensi serupa, menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Gedung Putih dan departemen terkait.

Tekanan ini mendorong penguatan Dolar AS sebagai aset safe haven, yang pada gilirannya membebani mata uang negara berkembang dan pasar regional.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less