Breaking News
Trending Tags
Beranda » HUKUM & KRIMINAL » Immanuel Ebenezer Akui Terlibat Pemerasan Sertifikasi K3, Siap Tanggung Jawab

Immanuel Ebenezer Akui Terlibat Pemerasan Sertifikasi K3, Siap Tanggung Jawab

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, akhirnya mengakui kesalahannya dalam kasus dugaan pemerasan terhadap perusahaan yang mengurus sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Saya mengakui kesalahan saya,” ucap Noel sebelum menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Ia juga menyatakan tidak akan mengambil langkah hukum melalui praperadilan untuk menggugat status tersangkanya. Noel mengaku siap menghadapi proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

KPK telah menetapkan Noel bersama 10 individu lainnya sebagai tersangka pada 22 Agustus 2025. Mereka diduga terlibat dalam praktik pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Di hari yang sama saat ditetapkan sebagai tersangka, Noel sempat menyatakan harapannya agar Presiden Prabowo Subianto memberinya amnesti. Namun, ia justru diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Menteri.

“Harapan saya, semoga Presiden Prabowo memberikan amnesti,” ujarnya kala itu di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (22/8/2025).

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyebut Noel menerima suap senilai Rp3 miliar dari proses penerbitan sertifikat K3. Selain uang, ia juga diduga menerima satu unit sepeda motor.

KPK mengungkap bahwa praktik ilegal ini telah berlangsung sejak 2019. Aksi para tersangka terbongkar setelah adanya laporan dari masyarakat yang diterima KPK.

“Dana sebesar Rp3 miliar mengalir kepada penyelenggara negara IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) pada Desember 2024,” kata Setyo Budiyanto.

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less