Trump Ancam Tahan Dana Jika Zohran Mamdani Terpilih Jadi Wali Kota New York
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Selasa, 1 Jul 2025 10:22 WIB
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

Trump Ancam Tahan Dana Jika Zohran Mamdani Terpilih Jadi Wali Kota New York (foto: AFP/MANDEL NGAN)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id — Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman politik menjelang pemilihan wali kota New York. Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan akan menahan pendanaan federal untuk kota tersebut jika kandidat dari Partai Demokrat, Zohran Mamdani, memenangkan pilkada November mendatang.
“Kalau dia terpilih, dia harus melakukan hal yang benar atau mereka tidak akan mendapatkan dana apa pun,” ujar Trump, seperti dikutip dari The Independent, Minggu (29/6/2025). Ia juga menyebut Mamdani sebagai seorang “komunis”, dan menilai pencalonannya sebagai ancaman bagi kota terbesar di AS itu.
“Saya pernah bilang negara ini tidak akan punya sosialis, sekarang kita malah bisa punya komunis — dan dia akan jadi wali kota New York,” kata Trump menambahkan.
Menanggapi pernyataan tersebut, Zohran Mamdani membantah keras tudingan itu. Dalam wawancara dengan NBC dalam program Meet the Press, ia menyebut Trump tengah menggunakan strategi lama dengan menyerang latar belakang pribadi ketimbang gagasan politik.
“Presiden ini tidak bicara soal kebijakan. Dia bicara soal asal-usul saya, suara saya, tampilan saya — karena ia ingin mengalihkan perhatian publik dari apa yang saya perjuangkan,” kata Mamdani.
Mamdani menyatakan dirinya merupakan seorang sosialis demokrat, dengan inspirasi politik dari tokoh hak sipil seperti Dr. Martin Luther King Jr. Ia menekankan perjuangannya adalah demi keadilan ekonomi bagi rakyat pekerja, dan menuding Trump telah mengabaikan kelompok tersebut selama masa jabatannya.
Terkait isu lain, Mamdani juga dimintai tanggapan soal frasa kontroversial “globalize the intifada” yang dianggap oleh sebagian kalangan sebagai seruan kekerasan terhadap komunitas Yahudi. Ia menegaskan bahwa itu bukan bagian dari narasi kampanyenya.
“Bahasa saya berlandaskan pada prinsip hak asasi manusia universal,” ujar Mamdani. Ia menambahkan telah berdialog dengan warga Yahudi New York dan berkomitmen untuk melindungi mereka, termasuk dengan menaikkan anggaran program anti-kejahatan kebencian hingga delapan kali lipat.
“Saya akan menjadi wali kota bagi seluruh warga kota ini, termasuk komunitas Yahudi — dan saya akan membuktikannya dengan kebijakan nyata,” tegasnya.
- Penulis: Bobby Suryo




