Dokter Belanda Suntik Mati Anak 12 Tahun Ketegangan Eropa
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 05:44 WIB
- visibility 95
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokter Belanda Suntik Mati Anak 12 Tahun, Memanas Hubungan Diplomatik Eropa!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sebelum perubahan pada 2024, tidak ada praktik formal yang secara eksplisit mengatur anak di bawah usia 12 tahun sehingga kasus-kasus sangat terbatas dan diawasi ketat.
Di ranah klinis, tenaga kesehatan sebelumnya sering menggunakan sedasi paliatif atau menghentikan pemberian makanan dan cairan untuk meredakan penderitaan, langkah yang kadang memerlukan berminggu-minggu.
Belanda merupakan negara pertama yang melegalkan praktik ini pada 2002, sementara pada 2014 satu negara Eropa mencabut batasan usia sehingga memicu perdebatan internasional.
Data dari komite peninjauan regional untuk 2025 mencatat lebih dari 10.000 kasus euthanasia, mewakili sekitar 6 persen dari seluruh kematian, dan publik menunggu hasil evaluasi resmi guna memahami implikasi kebijakan ini ke depan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




