Istana Tanggapi Hotman Paris yang Ingin Buktikan Nadiem Tidak Bersalah di Hadapan Presiden
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
- visibility 48
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, memberikan penjelasan terkait pernyataan pengacara Hotman Paris yang menyatakan siap membuktikan kliennya, Nadiem Makarim, tidak terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Hasan menegaskan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.
“Semua proses hukum biarlah berjalan sesuai mekanisme. Pemerintah tidak ikut campur,” ujar Hasan, Minggu (7/9/2025).
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook untuk program digitalisasi pendidikan.
Direktur Penyidikan Jampidsus, Nurcahyo Jungkung Madyo, menyampaikan bahwa dugaan tindak pidana ini mengakibatkan kerugian negara hingga Rp1,98 triliun.
Hotman Paris selaku kuasa hukum Nadiem menganggap penetapan tersangka tersebut tidak tepat. Ia menilai tidak ada bukti bahwa Nadiem menerima gratifikasi atau melakukan penggelembungan harga.
“Nadiem tidak menerima sepeser pun. Tidak ada mark-up, tidak ada keuntungan pribadi. Saya hanya butuh 10 menit untuk membuktikan hal itu di depan Presiden Prabowo,” kata Hotman melalui akun Instagram-nya, Jumat (5/9/2025).
Ia bahkan mengusulkan agar pembuktian dilakukan secara terbuka di Istana agar masyarakat dapat menilai sendiri kebenarannya.
- Penulis: Bobby Suryo



