Seragam Sekolah Jadi Polemik Kegiatan Pembelajaran di Surabaya
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Jumat, 3 Sep 2021 10:38 WIB
- visibility 232
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat menemui wali murid yang mengadu karena diminta membeli seragam oleh pihak sekolah, Kamis (2/9/2021)/tribunnews
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Armuji menambahkan biaya pembelian seragam merupakan kewajiban pemerintah kota untuk memenuhi kebutuhan siswa MBR.
“Siswa tersebut berhak mendapatkan seragam sekolah secara gratis dan biayanya ditanggung Pemkot Surabaya,” ujarnya.
Armuji menyesalkan kejadian ini dan langsung berkoordinasi dengan Komisi D DPRD Kota Surabaya.
Kader senior PDI Perjuangan ini pun menjamin bahwa warga MBR itu akan tetap gratis biaya seragam. Kalau perlu Wawali Cak Ji memberikan bantuan untuk pelunasan seragam sekolah siswa bagi MBR yang mengadukan ke rumah dinas Wawali itu.
Ia pun meminta Dispendik Surabaya untuk memanggil semua kepala sekolah agar tidak ada lagi kebijakan sekolah yang bertentangan dengan regulasi Pemkot Surabaya.
“Ini tugas Dispendik untuk memanggil semua kepala sekolah dan menginstruksikan agar tidak lagi memaksa siswa membeli seragam. Ini kesannya Dispendik juga nggak kerja kalau seperti ini,” kata Armuji.
Sementara itu, melalui unggahan video di akun Instagram @ericahyadi_, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya juga sudah menegaskan bahwa kewajiban membeli seragam sekolah tidak dianjurkan.
Bahkan, Eri juga mengancam pihak sekolah, jika siswa diminta untuk membeli seragam, maka pihak sekolah akan berhadapan dengannya.
- Penulis: Bobby Suryo




