Pejabat AKP itu mengakui Erdogan secara perlahan melebarkan wewenang Albayrak hingga ke ranah keamanan nasional, yang berada di luar lingkupnya sebagai menteri keuangan. “Pada akhirnya, Erdogan akan membawanya ke pucuk kepemimpinan partai.”
Erdogan yang berusia 66 tahun akan menghadapi pemilu kepresidenan pada Juni 2023. Sejauh ini dia tidak mengisyaratkan bakal pensiun. Namun krisis ekonomi dan lemahnya nilai tukar Lira diyakini akan terus menggerus dukungan terhadap sang presiden.
Tiga sumber di pemerintahan Turki mengakui kepada Reuters, drama politik pada akhir pekan kemarin terjadi setelah rapat tertutup tim ekonomi di Istana Kepresidenan. Saat itu nilai tukar Lira sedang anjlok akibat keputusan Bank Sentral untuk tidak menaikkan suku bunga acuan dari 10,25% demi memangkas angka inflasi yang ngotot bertengger di kisaran 12%.
Antara “kebenaran dan kebohongan”
Erdogan sejak lama menentang kebijakan menaikkan suku bunga acuan untuk menghadang inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Pada pertemuan itu, dia diberitahu cadangan devisa berkurang sebanyak USD 100 miliar karena digunakan bank sentral untuk menstabilkan nilai tukar Lira.