Presiden Erdogan, begitu tertulis dalam keterangan pers pemerintah, menerima pengunduran diri Albayrak. Selasa (10/11) pagi pemerintah Turki lalu mengumumkan bekas Wakil Perdana Menteri, Lutfi Elvan, akan mengisi posisi kunci di pucuk Kementerian Keuangan.
Pengorbanan politik demi penerus tahta
Perkembangan teranyar di Ankara itu dinilai partai oposisi, Partai Rakyat Republik (CHP), sebagai pertanda berkecamuknya “krisis negara”. Adapun televisi nasional yang diawasi pemerintah menolak memberitakan kisruh tersebut.
Laku sang putra mahkota sebabnya mengundang sikap antipati di kalangan petinggi Partai AKP. “Mengundurkan diri dengan cara ini menciptakan kerusakan yang serius terhadap Erdogan dan partai,” kata seorang pejabat AKP yang enggan disebutkan namanya.
Menurut sumber itu lagi, isi pernyataan Albayrak dan fakta bahwa Erdogan habis-habisan melecut karirnya, bukan tanpa ongkos politik, lapor Reuters. “Erdogan berinvestasi banyak kepada Berat. Dia bahkan mengecewakan banyak menteri dan birokrat,” tuturnya.