Kaca Gedung BGN Pecah, Kapolres: Diduga Akibat Panas
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 03:07 WIB
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kaca Gedung BGN Pecah Diduga Ditembak, Polisi Sebut Cuaca Panas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Insiden pecah kaca Gedung BGN terjadi pada Kamis siang, 9 Juli 2026, dan langsung menimbulkan beragam spekulasi di kalangan warga sekitar.
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, menegaskan bahwa peristiwa pecah kaca Gedung BGN tidak disebabkan oleh tembakan.
Reynold menyatakan bahwa penyebab sementara yang diduga adalah kondisi suhu panas di luar bangunan yang berpadu dengan pemakaian AC di dalam ruangan, sehingga memicu tegangan termal pada kaca.
Menurut pernyataan pihak kepolisian, kejadian seperti ini bukanlah hal baru di lokasi tersebut.
Reynold menuturkan bahwa tokoh gedung melaporkan frekuensi kaca retak atau pecah bisa terjadi satu sampai dua kali dalam setahun selama musim panas.
Martin, pengelola gedung Badan Gizi Nasional (BGN), mengatakan dalam dua tahun terakhir sering tercatat kasus pecahnya kaca yang berhubungan dengan cuaca panas.
Pihak pengelola menegaskan bahwa kejadian pecah kaca Gedung BGN lebih banyak berkaitan dengan pemuaian dan tekanan termal daripada tindakan teror atau kekerasan.
Martin menambahkan bahwa pola peristiwa biasanya berulang dan telah menjadi bagian dari rutinitas pemeliharaan gedung, sehingga pengelola mengambil langkah-langkah pencegahan berkala.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




