Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengacara Penjambret Kecewa karena Proses Hukum Hogi Minaya Dihentikan

Pengacara Penjambret Kecewa karena Proses Hukum Hogi Minaya Dihentikan

  • account_circle Friska Putri Aryananta
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ia menyinggung bahwa kasus serupa bukanlah hal baru dalam praktik penegakan hukum. Di banyak peristiwa lain, pelaku kejahatan bahkan mengalami nasib yang sama tragis saat melarikan diri mulai dari kecelakaan fatal hingga kekerasan massa. Situasi tersebut memang memunculkan empati dan perasaan tidak adil di ruang publik, namun dalam perspektif hukum, risiko yang muncul merupakan konsekuensi dari pilihan pelaku itu sendiri ketika melakukan kejahatan. Oleh karena itu, penilaian pidana tidak dapat didasarkan semata pada akibat akhirnya, melainkan harus ditelusuri melalui rangkaian sebab yang memicu peristiwa tersebut sejak awal.

Pemisahan Perkara: Penjambretan dan Pengejaran 

Fickar juga menyoroti langkah aparat penegak hukum yang sempat memisahkan perkara penjambretan dan pengejaran menjadi dua kasus berbeda. Menurutnya, pemisahan tersebut justru menjadi sumber masalah.

“Dalam konstruksi hukum pidana, pemisahan tersebut berpotensi menyesatkan penilaian terhadap unsur kesalahan dan pertanggungjawaban pidana,” terangnya.

  • Penulis: Friska Putri Aryananta
expand_less