BeritaNASIONAL

Pengantar Pos Kota Cimahi dan Ojek Daring, Siap Kirim Bansos Provinsi Jabar Ke Rumah Warga

Hasanah.idРBansos dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan di distribusikan langsung ke rumah Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) oleh pengantar Pos Indonesia dan melalui layanan ojek daring. Masyarakat yang sudah terdaftar dalam Daftar Penerima  tinggal menunggu petugas Pos Indonesia di rumah masing-masing dengan menyiapkan e-KTP.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meminta Pemkot Cimahi untuk memperbaiki data penerima bantuan sosial (bansos) dan harus segera menyalurkan bantuan supaya dampak sosial dan ekonomi warga akibat pandemi Covid-19 bisa tertangani.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, data penerima bantuan masih dinamis, sehingga pihaknya meminta kesiapan pemerintah daerah dalam memperbaiki data sebelum penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai 22 April 2020.

“Data penerima bantuan masih dinamis. Jadi saya beri waktu ronde perbaikan. Untuk Cimahi bantuan sudah dikirim duluan, sudah cek Gudang Bulog juga tidak masalah,” ujar Emil seusai menyerahkan bantuan pangan di Kantor Pos Cimahi, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Minggu (19/4/2020).

Atas hal tersebut, pihaknya meminta Wali Kota Cimahi agar data penerima bantuan disempunakan. Ini agar dapat diketahui berapa yang mendapat bantuan dari Provinsi Jabar dan Kemenkes. Namun, sambil data disempurnakan Pemrov Jabar tetap mengirimkan bantuannya.

Menurut Emil, Kota Cimahi merupakan wilayah yang kecil sehingga bisa lebih mudah dalam persiapan penerapan PSBB dan menerapkan berbagai upaya untuk menekan penularan covid-19.

“Cimahi untuk PSBB harusnya paling siap karena ukuran wilayah tidak besar. Sebelum PSBB, sudah ada kirim bantuan minimal sebagai gesture melakukan persiapan,” katanya.

Terkait bantuan, Pemprov Jabar sendiri sudah memberikan berupa uang Rp 350 ribu dalam bentuk sembako dan Rp 150 ribu berupa uang tunai yang akan dibagikan di 3 kecamatan di seluruh Kota Cimahi.

Adapun bantuan pangan nontunai senilai Rp 350.000 per keluarga, berupa beras 10 kg, terigu 1 kg, vitamin C, makanan kaleng 2 kg (4 kaleng), gula pasir 1 kg, mi instan 16 bungkus, minyak goreng 2 liter, dan telur 2 kg.

Saat ini kuota penerima bantuan di Kota Cimahi jumlahnya mencapai 824 orang, dan untuk penyalurannya dilakukan oleh petugas pos dan ojek online secara langsung ke alamat penerima manfaat.

“Kalau tidak cukup, baru masuk yang kami bantu ditambah dari Pemkot Cimahi. Sisanya, yang tidak ada KTP Jabar kita bantu makanan atau gerakan nasi bungkus,” ucapnya.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna mengatakan, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Cimahi dan pelaksanaan PSBB pun nantinya bisa sukses.

“Untuk masyarakat ikuti anjuran pemerintah supaya PSBB bisa menghasilkan berhentinya penyebaran wabah covid-19. Ini bisa berakhir bagaimana kita, kalau disiplin Insya Allah virus tidak akan menyebar,” katanya.

Tags

Berita Terkait

Back to top button
Close
Close