Pada Januari, Washington memasukkan daftar hitam Triliance Petrochemical Co Ltd yang berbasis di Hong Kong dan tiga perusahaan petrokimia dan perminyakan lainnya yang menurut Departemen Keuangan secara kolektif mentransfer nilai ekspor senilai ratusan juta dolar dari National Iranian Oil Company. Sanksi AS pada Rabu (16/12) membekukan aset perusahaan AS mana pun dan umumnya melarang orang Amerika untuk berurusan dengan mereka.
“Lembaga keuangan asing yang dengan sengaja memfasilitasi transaksi bagi mereka yang masuk daftar hitam juga berisiko terkena sanksi,” kata Departemen Keuangan AS.
Selain itu, yang juga menjadi sasaran dalam langkah AS adalah Perusahaan Transportasi Gas dan Bahan Kimia Vietnam atas hubungannya dengan transaksi signifikan untuk pengangkutan produk minyak bumi dari Iran. Pemerintahan Trump telah menjatuhkan sanksi hampir setiap hari selama beberapa pekan terakhir, yang banyak ditargetkan ke Iran. Para analis mengatakan sanksi yang menekan Teheran tampaknya dirancang untuk mempersulit jalan Presiden terpilih Joe Biden untuk merundingkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran.