AS tengah meningkatkan tekanan pada Iran di akhir masa jabatan Presiden AS Donald Trump. Ketegangan antara Washington dan Teheran juga telah meningkat sejak Trump meninggalkan kesepakatan nuklir Iran 2015 oleh Presiden Barack Obama. Sejak itu, AS memulihkan sanksi keras untuk menekan Teheran agar merundingkan pembatasan yang lebih dalam pada program nuklirnya, pengembangan rudal balistik dan dukungan untuk pasukan proksi regional.
Presiden terpilih Joe Biden, yang akan menjabat pada 20 Januari, mengatakan dia akan mengembalikan AS ke kesepakatan era Obama jika Iran melanjutkan kepatuhan. Presiden Iran Hassan Rouhani pun yakin pemerintahan AS yang akan datang, pimpinan Joe Biden akan mengembalikan AS pada kesepakatan nuklir bersama dengan lima negara lain dan dapat mencabut sanksi AS terhadap Iran.