Pola Pikir dan Perilaku Masyarakat Jadi Kunci Atasi Permasalahan Sampah di Jabar
- account_circle Hasanah 013
- calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
- visibility 65
- comment 0 komentar
- print Cetak

Para relawan sedang mengangkut sampah dari Sungai Citarum di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke truk./Foto: Gilang Fathu Romadhan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, JABAR – Penjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin mengatakan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam membuang sampah menjadi kunci agar Sungai Citarum bisa bersih.
“Perlu saya ingatkan bahwa secanggih apapun proses alat yang kita miliki tapi kalau pola pikir, perilaku masyarakat belum berubah itu percuma. Jadi memang harus dimulai dari diri sendiri,” kata Bey di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat, 21 Juni 2024.
Ia meminta agar masyarakat sudah memilah sampah dari rumah. Hal ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang oleh masyarakat.
Bey juga menyoroti sampah yang berada di Sungai Citarum kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Menurutnya, sampah tersebut merupakan sampah lama yang terendap. Sehingga ketika musim kemarau tiba, sampah-sampah tersebut naik ke permukaan.
“Memulai memilah sampah dari rumah itu kunci kita semua seperti di Citarum itu kan sampah-sampah lama, sekarang musim kemarau jadi naik lagi artinya sudah banyak sampah,” bebernya.
Saat ini pemerintah dan relawan gabungan sedang berupaya untuk membersihkan sampah di kawasan tersebut usai viral di media sosial.
Salah satu upaya yang bakal dilakukan yakni akan menjaring sampah dari tiap desa. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh elemen untuk ikut serta dalam mengatasi permasalahan sampah di Jawa Barat.
“Maka kami dari pentahelix ingin mengajak, termasuk industri dan pelaku pengusaha untuk turut serta dan nanti kita akan jaring (sampah) per desa,” tukasnya.*** (Gilang)
- Penulis: Hasanah 013
