Breaking News
Trending Tags

Prayoga sebut anak muda Papua jadi penjaga perdamaian

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 03:21 WIB
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Prayoga menyerukan agar generasi muda Papua tidak lagi berperan pasif tetapi menjadi motor pengubah kondisi sosial dan pembangunan daerah.

Pernyataan itu disampaikan dalam Diskusi Publik “Suara Anak Muda Papua” yang berlangsung di Timika, Kamis, 25 Juni 2026.

Prayoga menilai generasi muda Papua memiliki potensi besar berkat sumber daya alam, kekayaan budaya, dan aset demografis.

Namun, ia menggarisbawahi tantangan serius seperti kesenjangan pembangunan dan akses pendidikan yang masih terbatas.

Data lapangan juga menunjukkan tingginya angka pengangguran serta minimnya partisipasi anak muda dalam pengambilan keputusan publik.

Menurut Prayoga, peran aktif anak muda penting di berbagai ranah, mulai dari dunia pendidikan hingga aktivitas organisasi kemasyarakatan dan kewirausahaan.

Ia menekankan bahwa perdamaian harus dipahami lebih luas sebagai hadirnya rasa aman, keadilan, dan saling menghormati antarwarga.

Untuk itu, ia mengajak generasi muda Papua menjadi jembatan persatuan melalui dialog dan musyawarah.

Prayoga juga mengimbau penolakan terhadap politik kebencian dan provokasi yang dapat memecah-belah masyarakat.

Dalam konteks teknologi, ia menyoroti pentingnya literasi digital sebagai alat untuk menyebarkan informasi edukatif dan optimistis.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less