Muslim Arbi: Amandemen UUD 1945 dan Dampak Politik Dinasti di Indonesia
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026 09:25 WIB
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

Muslim Arbi: Amandemen UUD 1945 dan Analisis Politik Dinasti di Indonesia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun, Muslim memandang hal ini secara berbeda dan mempertanyakan apakah perubahan telah menghasilkan demokrasi yang lebih baik atau justru memperkuat konsentrasi kekuasaan. Ia menegaskan bahwa masalah politik dinasti tidak hanya berkaitan dengan hubungan kekeluargaan, tetapi juga dengan sebuah sistem yang memungkinkan kekuasaan diwariskan di antara jaringan elite.
Istilah “model bapak-anak” yang disampaikan oleh Muslim mencerminkan kekhawatirannya mengenai penguatan kekuasaan berbasis kekerabatan dalam arena politik nasional. Ia menekankan pentingnya melakukan evaluasi terhadap perjalanan konstitusi Indonesia pasca amandemen UUD 1945.
Muslim mendorong agar ada pertimbangan lebih jauh mengenai perubahan konstitusi. “Apakah sistem yang telah diubah tersebut benar-benar telah menciptakan demokrasi yang lebih kuat? Apakah kedaulatan rakyat semakin diperkuat? Atau justru demokrasi semakin sulit dijangkau oleh masyarakat?” tutupnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




