Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menyatakan untuk menjawab berbagai masalah kesehatan di Jawa Barat seperti mencegah stunting dan gizi buruk maka Pemprov Jabar mencanangkan Program Seribu Hari Pertama Kehidupan-Plus.
“Jadi ini adalah layanan asupan gizi mikro dan protein untuk ibu hamil usia nol hingga 22 minggu kehamilan. Khusus Jabar kelihatannya yang masih bisa kita kembangkan atau tingkatkan kualitas program penanganan stunting itu dengan fokus kepada Seribu Hari Pertama (Kehidupan) yang Plus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani Gelung Sakti, Minggu.
Berli menjelaskan yang dimaksud dengan “Plusnya” ini adalah dari usia nol hari kehamilan seorang ibu sampai 22 minggu kehamilan seorang ibu,.
Dia mengatakan bahwa selama ini program penanganan stunting dan gizi buruk hanya fokus pada usia kehamilan 22 minggu dan anak berusia dua tahun.
“Jadi, kalau untuk Jawa Barat nanti kita akan launching-kan, pertama itu adalah bagaimana kita fokus di asupan gizi terutama protein dengan gizi mikro untuk ibu hamil usia nol sampai dengan 22 minggu kehamilan,” katanya.