Ridwan Kamil Ingin Minum Teh Jadi Gaya Hidup di Jabar - Hasanah

Ridwan Kamil Ingin Minum Teh Jadi Gaya Hidup di Jabar

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendorong minum teh menjadi gaya hidup warganya selaiknya kopi saat ini. RK, sapaannya, meminta penggiat teh bisa menciptakan kebiasaan baru di Jabar.

RK mengatakan berdasarkan pengamatannya saat ini perkembangan teh dunia khususnya di Eropa tengah positif. Namun, sayangnya perkembangan industri teh di Indonesia khususnya Jabar belum optimal.

“Saran saya asosiasi teh Jabar petaninya berkumpul melakukan branding gaya hidup ya, karena gaya hidup teh di milenial kurang dibandingkan kopi,” kata RK usai membuka festival teh Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (02/08/2019).

Ia juga menyarankan agar penggiat teh tak ragu untuk merekrut konsultan branding. Menurutnya, keberadaan konsultan sangat penting untuk memberikan masukan mengenai ilmu-ilmu branding produk teh di Jabar.

“Masalahnya cuma satu kurang semangat populerkan teh. Negara-negara lain ada tea house. Pesan saya kalau teh mau bangkit, semua di sini kompak kita merekrut konsultan branding. Jangan dipikir konsultan itu buang-buang uang, itu penting,” ujar RK.

RK menuturkan produk white tea untuk segmen tertentu di Eropa ternyata dihargai cukup mahal. “Teh jabar yang white tea ternyata segmen tertentu di Eropa dihargai mahal sekali 800 ribu per kilo. (Potensi) besar sekali. Hanya masalah ilmu marketing saja,” ucapnya.

Orang nomor satu di Jabar ini mengaku bersedia menjadi sales untuk memasarkan produk-produk teh ke negara lain. Hal itu sudah dilakukannya saat lawatannya ke London, Inggris beberapa waktu lalu.

“Kedua kalau ekspor ternyata harus tau, di Inggris lebih menyukai semua teh yang bisa dicampur dengan susu. Ternyata di Jabar ada beberapa yang belum sesuai prosesnya, kita akan perbaiki,” tutur RK.

Total
0
Shares
Related Posts