Breaking News
Trending Tags

Viral MBG Disertai Uang Tunai Rp50 Ribu, Siswa Kaget

  • account_circle Atep Hilmansyah
  • calendar_month 13 Februari 2026, 19:57 WIB
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangkalan, Hasanah.id- Ribuan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di Kabupaten Bangkalan mendadak menjadi perbincangan hangat setelah diketahui berisi uang tunai Rp50 ribu di dalam setiap ompreng.

Peristiwa ini viral di media sosial dan mengejutkan para guru maupun siswa yang menerima.

Kejadian tersebut berlangsung di SPPG Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, tepatnya saat pembagian di SDN Pangeleyan.

Dalam video yang beredar, para siswa tampak tersenyum lebar ketika membuka kotak makanan dan menemukan lembaran uang di dalamnya.

Bagi para murid, momen itu terasa istimewa karena baru kali ini paket MBG yang mereka terima disertai uang tunai. Ulfaira Nur Afifah, siswi kelas VI, mengaku senang mendapatkan tambahan uang tersebut.

Ia mengatakan biasanya tidak ada uang di dalam paket, dan kali ini ia berencana menyimpannya untuk ditabung. Pernyataan itu dikutip dari Tvonenews.com pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kepala Desa Pangeleyan, Zaiqhulhak Alfarizi, yang juga merupakan wali murid, menyampaikan apresiasi kepada mitra SPPG Pangeleyan atas inisiatif tersebut. Ia menilai langkah itu membawa kebahagiaan bagi anak-anak dan masyarakat desa.

Setelah ditelusuri, uang Rp50 ribu yang disertakan dalam paket MBG merupakan sedekah pribadi dari mitra MBG bernama H. Khairul Umam, yang dikenal sebagai Haji Her, warga Kabupaten Pamekasan, Madura. Informasi ini disampaikan langsung oleh pihak SPPG Pangeleyan.

Total penerima manfaat mencapai lebih dari 1.800 siswa yang tersebar di 19 sekolah, mulai dari jenjang PAUD, SD, MI, SMP, MTs, hingga SMA dan SMK.

Menurut keterangan Ali di dapur SPPG Pangeleyan, pemberian uang tersebut murni bentuk sedekah agar siswa lebih bersemangat dan merasakan kebahagiaan, tanpa motif lain.

Selain itu, SPPG Pangeleyan juga disebut memiliki rencana sosial lainnya. Keuntungan dari operasional SPPG akan disisihkan untuk membantu pembangunan rumah tidak layak huni di wilayah setempat.

Kepala Desa Pangeleyan membenarkan bahwa Haji Her tidak mengambil keuntungan dari pengelolaan dapur SPPG tersebut. Ia menyatakan hasil dari program MBG akan dibagikan kepada masyarakat Kecamatan Tanah Merah untuk mendukung pembangunan rumah layak huni.

Sebagai kepala desa, ia menyampaikan terima kasih kepada Haji Her atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap warga.

 

  • Penulis: Atep Hilmansyah
expand_less