Breaking News
Trending Tags

Wall Street Menguat Pasca Perlambatan PPI AS

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026 11:10 WIB
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Wall Street menguat setelah data inflasi produsen (PPI) Amerika Serikat (AS) menunjukkan perlambatan dan sejumlah laporan kuartalan perusahaan melampaui perkiraan analis.

Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, ketika investor menilai kombinasi data makro dan hasil korporasi.

Wall Street menguat ditandai oleh kenaikan indeks utama, dengan tekanan dari faktor geopolitik yang tetap menjadi perhatian pasar.

Indeks Dow Jones naik 0,29 persen menjadi 52.659,18 pada penutupan.

S&P 500 menguat 0,38 persen ke 7.572,42.

Nasdaq bertambah 0,62 persen menjadi 26.269,23.

Sektor layanan komunikasi mencatat kenaikan terbesar di antara 11 sektor utama S&P 500.

Sektor utilitas menjadi yang paling tertekan pada hari itu.

Saham ritel berbasis konsumen bersama sektor perjalanan dan rekreasi menjadi pendorong utama penguatan pasar.

Saham semikonduktor bergerak melemah meski indeks lebih luas menguat.

Saham PayPal melonjak 17,2 persen setelah laporan menyebut perusahaan menerima tawaran akuisisi dari Stripe dan Advent International senilai 60,50 dolar AS per saham, atau sekitar 28 persen lebih tinggi dibanding harga penutupan sehari sebelumnya.

BlackRock naik 6,6 persen setelah membukukan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi analis.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less