Kipas angin bisa menjadi solusi saat suhu ruangan panas atau pengap. Hal ini sudah diketahui masyarakat secara umum. Angin yang dihasilkan dari kipas dapat membuat udara di ruangan tak lagi panas sehingga Anda menjadi lebih nyaman untuk beraktivitas atau hanya sekadar bersantai.
Tak terkecuali sat malam hari. Tak sedikit orang menyalakan kipas angin, terutama saat tidur. Hal ini dilakukan agar tidur menjadi lebih nyaman. Namun di sisi lain, tindakan ini ternyata sangat berbahaya.
Bagi mereka yang memiliki alergi dan asma, sebaiknya mewaspadai bahaya kipas angin. Pasalnya, kipas angin dapat mengedarkan partikel-partikel debu dan potensi alergen lainnya yang bisa menyebabkan iritasi. Perlu diketahui, tungau debu adalah pemicu alergi yang paling umum akibat tidur pakai kipas angin.
Tidur pakai kipas angin dapat memberikan berbagai dampak kesehatan.
Kekurangan Oksigen
Tidur dalam keadaan kipas angin menyala membuat paru-paru tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Udara yang berputar-putar di dalam tubuh tidak diperbaharui, sehingga oksigen tidak dapat berfungsi dengan baik ketika dihirup.