Breaking News
Trending Tags

Gubernur BI Disemprot DPR dalam Rapat Kerja Terkait Stabilitas Ekonomi, Rupiah Anjlok ke Rp 17.600

  • account_circle MFC Team
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026 13:50 WIB
  • visibility 167
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Gelombang tekanan terhadap mata uang Garuda kian hari semakin memprihatinkan hingga memicu ketegangan politik di parlemen. Fakta mengejutkan tersebut mencuat ke publik setelah momen Gubernur BI Disemprot DPR dalam rapat kerja yang berlangsung sangat sengit dan penuh hujan kritik. Komisi XI DPR RI secara tegas mempertanyakan kinerja Bank Indonesia setelah nilai tukar rupiah jeblok ke level terendahnya, yakni menembus angka Rp 17.600 per dolar Amerika Serikat (AS).

 

Dalam suasana sidang yang memanas, tajuk Gubernur BI Disemprot DPR langsung menjadi pusat perhatian nasional karena adanya jurang pemisah yang lebar antara klaim pemerintah dan realitas di lapangan. Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino, menjadi salah satu legislator yang melontarkan kritik paling tajam terhadap kebijakan moneter saat ini. Beliau mempertanyakan dasar argumen Perry Warjiyo selaku bos Bank Indonesia yang secara konsisten masih menyebut bahwa pergerakan nilai tukar rupiah relatif stabil.

 

Fenomena Gubernur BI Disemprot DPR ini mencerminkan keresahan mendalam dari masyarakat yang mulai merasakan dampak langsung dari merosotnya nilai tukar mata uang domestik. Harris bahkan sempat melontarkan sebuah sindiran atau candaan satir yang berkembang di tengah publik mengenai pelemahan nilai tukar ini. Ia menyebut jika depresiasi terus berlanjut hingga menembus angka Rp 17.845 per dolar AS, maka angka tersebut akan sama persis dengan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia, yakni 17-8-45.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: MFC Team
expand_less