Breaking News
Trending Tags

LNG Abadi Masela gunakan 60% produksi untuk dalam negeri

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 13:49 WIB
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah menegaskan sebagian besar produksi LNG Abadi Masela akan dialokasikan untuk kebutuhan domestik guna memperkuat pasokan energi dan pengembangan industri dalam negeri.

LNG Abadi Masela menjadi fokus setelah peletakan batu pertama proyek oleh Presiden Prabowo Subianto di Laut Arafura, Maluku pada Kamis (16/7/2026).

Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, pemerintah menetapkan kebijakan penggunaan minimal 60 persen dari produksi LNG Abadi Masela untuk pasar nasional dan maksimal 40 persen untuk ekspor.

Proyek ini bernilai sekitar USD20,9 miliar dan diproyeksikan sebagai salah satu proyek gas terbesar di Indonesia.

Lapangan Abadi di Blok Masela diperkirakan memiliki cadangan mencapai 18,54 triliun kaki kubik (TCF).

Kapasitas produksi fasilitas ini direncanakan sebesar 9,5 juta ton gas alam cair per tahun.

Selain itu, Lapangan Abadi diperkirakan akan memasok sekitar 150 juta kaki kubik gas per hari untuk kebutuhan industri dalam negeri.

Proyek juga diperkirakan menghasilkan sekitar 35.000 barel kondensat per hari.

Pemerintah memperkirakan penerimaan langsung negara dari proyek mencapai sekitar USD37,8 miliar selama fase konstruksi hingga operasi.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less