Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Evita Nursanty Pertanyakan Kebijakan Pemprov DKI atas Larangan Kegiatan Pertemuan

Evita Nursanty Pertanyakan Kebijakan Pemprov DKI atas Larangan Kegiatan Pertemuan

  • account_circle hasanah 006
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta-Hasanah.id – Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty menegaskan bahwa larangan pertemuan dan tidak akan memberikan izin keramaian kepada para pelaku industri Meeting, Incentive, Conference, Exhibition (MICE) yang dibuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dianggap bisa mematikan industri MICE serta memperburuk kondisi ekonomi lokal maupun nasional.

Evita meminta Gubernur DKI Jakarta agar dapat menjelaskan lebih detail mengenai larangan kegiatan pertemuan, menyusul merebaknya isu virus Corona (COVID-19) setelah dua warga terdeteksi positif virus asal Wuhan ini.

“Saya harus sampaikan sejumlah hal untuk menjadi koreksi bagi Pemprov DKI Jakarta yang intinya bagaimana agar Anies Baswedan dan jajarannya bisa tetap menjaga kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona di satu sisi, namun dengan tetap mengembangkan dinamika bisnis dan industri di daerah, khususnya di DKI Jakarta di sisi yang lain,” jelas Evita.

Ditegaskan Evita, industri membutuhkan klarifikasi atau penjelasan dari Gubernur DKI yang di berbagai media mengatakan dirinya tidak akan mengeluarkan izin keramaian baru, dan meninjau pertemuan “skala besar”. Apa yang dimaksud dengan izin keramaian baru dan pertemuan skala besar itu sehingga tidak menimbulkan kekeliruan dan panik di lapangan.

Kebijakan melarang event pertemuan yang dikeluarkanPemprov DKI, maka hal itu bertentangan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang pada 25 Februari 2020 lalu menginstruksikan agar industri pariwisata dalam negeri memaksimalkan dan menumbuhkan kegiatan konferensi dalam negeri, MICE di daerah-daerah tersebut sebagai  sebagai antisipasi dampak ekonomi corona terhadap pariwsiata.

“Langkah Presiden Jokowi ini dilakukan selain menggenjot pemberian insentif-insentif antara lain diskon tiket pesawat, insentif maskapai dan agen perjalanan, insentif bebas pajak hotel dan restoran. Saya berharap Pemprov DKI bisa melakukan koordinasi dengan pusat, sehingga tidak terkesan kebijakan berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Ketiga, masih kata legislator dapil Jawa Tengah III itu, para pelaku industri MICE bisa memahami jika dilakukan pembatalan terhadap pertemuan internasional (international meeting), apalagi jika pesertanya berasal dari negara yang terinfeksi virus Corona. Tapi untuk pertemuan yang murni domestik, dan jumlah pesertanya pun relatif lebih kecil, sebaiknya tetap diadakan.

“Bahwa kita perlu kewaspadaan, itu betul. Kita bisa antisipasi agar pesertanya aware dengan kesehatan. Kalau pertemuan ini dilarang mereka akan bertanya bagaimana dengan mall yang banyak orang, bagaimana dengan angkutan umum seperti MRT, KRL dan lainnya? Kan ini tidak fair,” tanya Evita lagi.

Keempat, untuk mendukung kewaspadaan, disarankan agar dalam setiap event pertemuan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh peserta sebelum masuk ke ruang pertemuan. Kemudian menyediakan hand sanitizer di setiap sudut ruangan, termasuk dengan mempersiapkan peralatan dan tenaga medis. Jadi bukan dengan mematikan industrinya.

Kelima, industri MICE menjadi industri yang menjadi lokomotif dalam menghadapi kondisi yang memburuk akibat kejadian bencana atau yang merugikan. Dengan menggelar lebih banyak pertemuan di destinasi yang terdampak akan membuat bangkitnya industri lain di daerah karena industri MICE disokong oleh banyak bidang usaha lain seperti hotel, transportasi, restoran, souvenir, travel, pedagang, dan lainnya.

“Sekali lagi jangan mematikan industrinya, bahwa kita harus antisipasi ya. Tetap perlu kewaspadaan tapi disisi lain kita harus menjaga industrinya tetap hidup agar ekonomi bisa tetap berjalan,” tandas Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ini.

  • Penulis: hasanah 006

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cukup Klaim Kode Redeem Free Fire 12 Januari 2022, Dapatkan Hadiahnya

    Cukup Klaim Kode Redeem Free Fire 12 Januari 2022, Dapatkan Hadiahnya

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle kusnadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    HASANAH.ID – Berikut kumpulan Kode Redeem FF 12 Januari 2022 yang dapat anda klaim untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik dari garena. Cukup klaim Kode Redeem FF Fee Fire Rabu 12 Januari 2022 ini melalui Reward FF Garena. Sebelumnya, anda harus mengetahui cara menukarkan Kode Redeem FF Fee Fire Rabu 12 Januari 2022. Berikut cara menukarkan […]

  • Jawa Barat Gagal Raih Emas di Nomor XC Team Relay Balap Sepeda PON XXI

    Jawa Barat Gagal Raih Emas di Nomor XC Team Relay Balap Sepeda PON XXI

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle hasanah 006
    • visibility 80
    • 0Komentar

    HASANAH.ID, KARO – Tim balap sepeda Jawa Barat gagal meraih medali emas dalam nomor XC team relay pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI, yang berlangsung di Tahura Bukit Barisan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (5/9/2024). Medali emas di nomor ini harus jatuh ke tangan tim Jawa Timur setelah berhasil finis pertama dengan waktu 42 […]

  • Nikmat Oseng Tempe Ikan Asin Untuk  Santap Sahur

    Nikmat Oseng Tempe Ikan Asin Untuk Santap Sahur

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle khasanah
    • visibility 226
    • 0Komentar

    BANDUNG – Tempe dan ikan asin sepertinya tidak pernah gagal menggugah selera siapa pun yang menyantapnya. Perpaduan keduanya pasti akan menjadi sesuatu yang jelas akan menggoyang lidah seperti oseng tempe ikan asin ini.  Mudah dibuat dan praktis, makanan ini dapat menjadi pilihan santap sahur bersama keluarga tercinta. Berikut resep membuat oseng tempe ikan asin seperti dikutip […]

  • Anggaran Minim, Nia Purnakania

    Jabar Raih Juara Umum PON XX 2021 di Papua, Hj Nia Purnakania Ucapkan Selamat Atas Kerja Keras Para Atlet

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle kusnadi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    ADIKARYA PARLEMEN Hasanah.id – Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDI Perjuangan Hj Nia Purnakania sangat mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas perjuangan Kontingen Jabar dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua, hingga Provinsi Jawa Barat sukses meraih gelar juara umum. “Saya sangat bangga provinsi Jawa Barat meraih juara umum dalam laga PON XX […]

  • Peringati Hari Kartini, DPRD Jabar Diah Fitri Sebut Perempuan Memiliki Peran Penting dalam Ketahanan Keluarga

    Peringati Hari Kartini, DPRD Jabar Diah Fitri Sebut Perempuan Memiliki Peran Penting dalam Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Diah Fitri Maryani, SE., MM. menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Menurut Diah, nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini tetap relevan hingga saat ini, khususnya dalam mengangkat peran […]

  • MK Minta Publik Untuk Ikut Awasi Sidang Sengketa Pilpres

    MK Minta Publik Untuk Ikut Awasi Sidang Sengketa Pilpres

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle khasanah
    • visibility 182
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan selama proses persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, berada di dalam pengawasan publik. Karenanya semua sidang di MK diperlakukan sama terbuka di depan publik sehingga tidak ada yang ditutupi. “Semua berada di bawah pengawasan publik karena kami ingin (sidang) ini seterbuka mungkin. Sesungguhnya dalam sidang apapun memang kami […]

expand_less