NDB didirikan pada Juli 2014 oleh negara-negara anggota BRICS dan memiliki tujuan untuk membiayai proyek pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara berkembang. Bank ini berkantor pusat di Shanghai, China, dengan kantor regional di Afrika Selatan. Modal awal NDB mencapai 100 miliar dolar AS yang berasal dari kontribusi negara pendiri.
Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan NDB datang setelah sekitar dua bulan resmi menjadi anggota BRICS pada 6 Januari 2025. Selain mendukung pembangunan berkelanjutan, NDB juga berperan dalam pembiayaan proyek infrastruktur bagi negara-negara anggotanya.