“Benar ini diingatkan karena di sini (Tangerang) harga tanah tinggi, banyak properti yang ingin tanah itu. Oleh sebab itu saya titip jangan sampai ini dikuasai properti,” katanya.
Jokowi juga berpesan kepada masyarakat yang telah memiliki sertifikat agar tidak melepas kepemilikan tanahnya kepada pihak-pihak yang ingin mengalihfungsikan lahan sawah menjadi properti.
“Apalagi yang namanya sawah jangan sampai berubah menjadi rumah, kita butuh makan untuk anak cucu kita. Saya titip itu,” katanya.
Pada kesempatan itu, Presiden menyerahkan 5.000 sertifikat tanah kepada masyarakat di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Sebelum menyerahkan sertifikat, ia menyempatkan untuk menyapa masyarakat yang sudah lama menunggunya, bersalaman dan beberapa di antaranya mendapatkan kesempatan berfoto bersama.
Jokowi didampingi Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Bupati Tangerang A Zaki Iskandar.