Pelajar Lompat dari Flyover Pasupati, Polisi Ungkap Kronologi Awal
- account_circle Atep Hilmansyah
- calendar_month 10 Februari 2026, 15:34 WIB
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

Keadaan pengemudi di TKP Pelajar Lompat dari Flyover Pasupati (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bandung, Hasanah.id- Pelajar lompat dari flyover Pasupati atau Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung, pada Selasa (10/2/2026). Korban yang diketahui berusia 17 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Tamansari, tepatnya di sekitar kandang ayam milik warga.
Peristiwa pelajar lompat dari flyover Pasupati ini pertama kali diketahui warga setelah terlihat sejumlah orang di atas jembatan layang memperhatikan area di bawah flyover. Dilansir dari berbagai sumber, seorang warga setempat bernama Nesah mengaku menyadari kejadian itu saat berada di warung miliknya.
“Saya lihat ke atas kok banyak orang nengok ke bawah. Pas saya lihat ke sekitar kandang ayam, ternyata ada korban. Saya langsung teriak karena kaget,” ujar Nesah.
Kronologi Pelajar Lompat dari Flyover Pasupati
Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, membenarkan kejadian pelajar lompat dari flyover tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, korban merupakan pelajar asal Kota Cimahi yang masih berusia 17 tahun.
Bagus menjelaskan, sebelum kejadian, korban sempat memarkirkan sepeda motor jenis Beat berwarna hitam di sekitar flyover pada pukul 07.15 WIB. Beberapa pengendara yang melintas sempat berupaya mencegah korban, namun tidak berhasil.
“Sempat ada yang mencoba menahan, tetapi tidak bisa karena korban langsung menjatuhkan diri,” kata Bagus di lokasi kejadian.
Saksi mata lainnya, Cahyadi (38), mengatakan korban terlihat berdiri di dekat tiang lampu jembatan Pasupati dengan kondisi wajah pucat dan tampak kebingungan. Bahkan, dua anggota TNI yang melintas juga sempat mencoba melakukan penyelamatan.
“Sudah coba ditolong, tapi tidak keburu. Korban langsung jatuh,” ujarnya.
Setelah kejadian, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung, untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih mendalami motif pelajar lompat dari flyover Pasupati tersebut dengan memeriksa ponsel korban serta meminta keterangan dari pihak keluarga.
Pihak kepolisian menyatakan motif kejadian belum dapat disimpulkan dan masih dalam proses penyelidikan.
- Penulis: Atep Hilmansyah



