Pelaku Usaha Warteg Kesulitan dalam Menghadapi Lonjakan Harga Bahan Pasar Menjelang Bulan Suci
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto Pemilik Warteg, Anna pada Kamis, (7/3/2024) di Jalan Sulaksana, Kota Bandung.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – BANDUNG. Pelaku usaha makanan salah satunya Warteg mengalami kesulitan ketika bahan pasar naik terutama menghadapi bulan Ramadhan. Pemilik Warteg, Anna mengatakan bahwa omset penjualan menjadi berkurang semenjak terjadi lonjakan harga pokok terutama beras pada Kamis, (7/3/2024) di Jalan Sulaksana, Kota Bandung.
Anna bercerita bahwa bahan yang paling terdampak adalah cabe, rawit, telur, serta beras. Hal ini membuatnya perlu mengurangi stok menu yang berasal dari bahan tersebut karena harganya naik.
“Hal ini saya lakukan karena kami tidak mengurangi porsi untuk para pelanggan karena akan repot juga jika mereka kecewa dan berpindah ke tempat lain,” kata Anna.
Menanggapi ucapan dari Kemenag yang akan menghimbau para pelaku usaha untuk membuka pukul 16.00 WIB, Anna mengatakan bahwa hal itu akan didiskusikan bersama karyawannya agar omsetnya tidak turun karena Ia tidak membuka saat sahur. Maka dari itu, untuk menghadapi lonjakan harga bahan pasar dan bulan Ramadhan, ia memiliki saran untuk pemerintah agar bisa membuka usahanya lebih awal dari yang dibicarakan.
“Saya berharap pemerintah dapat menurunkan harga. Jujur saja ini membuat saya pusing ketika menjalankan usaha,” pungkasnya.
- Penulis: Hasanah 012
