Sterilisasi jadi Harapan Pemkot Bandung untuk Cegah Overpopulasi Kucing Liar
- account_circle Hasanah 013
- calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
- visibility 57
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokter hewan sedang melakukan sterilisasi pada kucing liar di Taman Dewi Sartika Kota Bandung, Sabtu, 16 Maret 2024./Foto: Gilang Fathu Romadhan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menggelar vaksinasi rabies dan sterilisasi hewan peliharaan seperti kucing dan Anjing secara gratis pada Sabtu, 16 Maret 2024.
Kegiatan tersebut digelar di taman Dewi Sartika yang lokasinya tepat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Acara yang dimulai sejak pukul 9 pagi ini dihadiri oleh masyarakat dengana antusias.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dan sterilisasi gratis menggandeng berbagai pihak.
Diantaranya dengan Let’s Adopt Indonesia, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, Universitas Padjadjaran, Universitas Telkom, Kita Bisa, dan Animonda.
Dia menuturkan, penekanan angka populasi kucing liar di Kota Bandung perlu ditekan. Sehingga sterilisasi menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengurangi angka kelahiran kucing liar.
“Seperti kita tahu perkembangan kucing liar sangat tinggi, nah dengan sterilisasi ini mudah-mudahan bisa dikendalikan,” tuturnya.
Gin Gin menyebut bahwa acara ini merupakan kegiatan yang paling banyak melibatkan dokter hewan.
“Kita dapat banyak bantuan dari PDHI yang menurunkan 19 dokter ditambah dari Lets Adopt jadi sekitar 22 dokter hewan dan ini menjadi penyelenggaran kegiatan yang paling banyak melibatkan dokter hewan,” ungkapnya.
Sementara itu, Head Of Operation Lets Adopt Indonesia, Carolina Fajar, mengatakan pihaknya menyediakan sterilisasi kepada 100 hewan kucing atau anjing.
“Jadi kami melakukan sterilisasi untuk 100 kucing dan vaksinasi itu unlimited (tidak terbatas), jadi kalau bisa 200 ya 200. Sterilisasi ini gratis tidak dipungut biaya,” katanya dilokasi, Sabtu, 16 Maret 2024.
Ia juga menyoroti tentang pola berkembang biaknya kucing yang dalam sekali melahirkan dapat menghasilkan 4-6 anak kucing.
Dalam kurun waktu satu tahun, lanjut Carolina, kucing bisa kawin dan melahirkan sampai tiga kali.
“Jadi memang jumlahnya sangat-sangat banyak dan kami menekan over populasinya itu dengan cara sterilisasi,” ujar dia
Sementara itu, vaksinasi kucing dan anjing perlu dilakukan karena kedua hewan tersebut termasuk ke dalam hewan penyebar rabies (HPR).
Sehingga pemberian vaksin rabies menjadi hal yang wajib agar tidak menular ke hewan lain, bahkan ke manusia.*** (Gilang)
- Penulis: Hasanah 013
