Penghasilan ASN Naik, Zakat Profesi Meningkat Hampir 1.000%
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 1 Jul 2019
- visibility 230
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurut dia, nilai zakat profesi itu sebenarnya masih bisa maksimal lagi, melalui sumbangan pejabat setingkat kepala seksi (kasi) ke atas. Jika hal ini diberlakukan secara keseluruhan hingga ASN di kewilayahan, termasuk tenaga pendidik (guru), maka nilainya bisa lebih besar lagi.
Dengan total jumlah ASN di KBB sekitar 10.000 orang, jika setiap orang memberikan zakat profesi sebesar Rp 100.000, maka uang yang terkumpul bisa mencapai Rp 1 miliar. “Pak Bupati sendiri menargetkan angkanya bisa mencapai Rp 500-700 juta per bulan,” ucapnya, didampingi Staf Bagian Pengumpulan dan Pendistribusian, Ujang Rohman.
Menurut dia, Baznas KBB yang dipercaya menerima titipan zakat profesi berupaya untuk menyalurkannya tepat sasaran. Penyalurannya pun diharapkan menjadi penopang program pemerintah yang pembiayaannya tidak oleh APBD. Di antaranya ialah untuk membantu program kemiskinan, pembangunan masjid, rehabilitasi rumah tidak layak huni, membantu masyarakat jompo, hingga beasiswa mahasiswa tak mampu.
Dalam rangka transparansi pendistribusian dan meningkatkan kepercayaan dari muzakki, maka Baznas KBB juga siap untuk dilakukan audit syariah oleh Kementerian Agama. Pasalnya, audit syariah tersebut sementara ini belum dilakukan kepada Baznas KBB.
- Penulis: khasanah



