PEPARNAS XVII Solo 2024 Jadi Momentum Besar Bagi UMKM Lokal
- account_circle hasanah 006
- calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
- visibility 71
- comment 0 komentar
- print Cetak

Panitia PEPARNAS XVII menyelenggarakan Festival PEPARNAS UMKM di pelataran Stadion Manahan, Solo. Sekitar 90 pelaku UMKM ikut serta dalam festival tersebut, dan mereka akan berada di lokasi hingga PEPARNAS XVII 2024 ditutup pada 13 Oktober 2024/DOK. PB PEPARNAS XVII
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, SOLO – Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII yang sedang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah, memberikan harapan besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk meningkatkan omzet penjualan.
Dengan ribuan atlet, ofisial, dan pengunjung yang datang ke acara tersebut, UMKM di berbagai sektor, khususnya kerajinan tangan dan fesyen, optimistis akan mendapatkan dampak positif.
Salah satu pelaku UMKM, Nining (52), pemilik usaha batik bernama Marin Laweyan, mengungkapkan optimismenya bahwa ajang PEPARNAS dapat menjadi peluang emas untuk meningkatkan penjualan batik.
“Kami berharap acara-acara seperti PEPARNAS sering digelar. Ini berpengaruh besar. Penjualan batik bisa meningkat dibandingkan hari-hari biasa,” ungkap Nining.
Baca Juga: Fasilitas Transportasi PEPARNAS XVII Sudah Maksimal Sejak Awal
Sejauh ini, ia telah menerima kunjungan dari beberapa kontingen dan atlet yang tertarik melihat koleksi batiknya, meskipun sebagian besar masih fokus pada kompetisi. Ia yakin penjualan akan meningkat lebih signifikan setelah pertandingan berakhir.
“Mungkin mereka akan lebih tertarik berbelanja setelah pertandingan selesai. Saya yakin, penjualan akan meningkat, terutama menjelang penutupan acara,” tambahnya.
Optimisme Nining diperkuat oleh pengalamannya saat Piala Dunia U-17 2023, di mana penjualan batiknya melonjak drastis menjelang akhir acara. Hal ini menguatkan keyakinannya bahwa PEPARNAS XVII juga akan memberikan dampak yang serupa, terutama bagi pelaku usaha kerajinan lokal.
Baca Juga: Atlet PEPARNAS XVII Solo Puji Konsumsi yang Disediakan Panitia
Wulan, pelaku UMKM dari Dagoer Production, juga telah merasakan dampak positif dari ajang ini. Selama PEPARNAS berlangsung, ia telah meraup omzet sebesar Rp30 juta melalui penjualan kaus, jaket, dan tas.
“Kegiatan ini memungkinkan kami untuk lebih memperkenalkan berbagai produk, dan ini meningkatkan omzet penjualan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kebijakan yang memudahkan para pelaku UMKM untuk berpartisipasi tanpa dipungut biaya. Menurut Wulan, hal tersebut sangat membantu UMKM untuk berkembang dan naik kelas.
Baca Juga: Kesetaraan di PEPARNAS XVII, Disabilitas di Panggung Panitia
Dukungan terhadap UMKM selama PEPARNAS juga diapresiasi oleh Ichsan, pemilik Asmoro Batik. Ia mengungkapkan bahwa tidak dikenakannya biaya untuk berpartisipasi di acara ini memberikan dampak besar bagi kelangsungan usahanya.
“Dengan adanya PEPARNAS, UMKM merasa sangat terbantu. Saya memperkirakan omzet kami akan naik selama event ini berlangsung,” jelas Ichsan.
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Surakarta, Dhoni Widianto, sebelumnya telah menegaskan bahwa penyelenggaraan PEPARNAS XVII akan membawa dampak positif, khususnya bagi perekonomian daerah.
Baca Juga: Atlet dan Ofisial PEPARNAS XVII Solo Puas dengan Fasilitas dan Pelayanan
Menurut Dhoni, ajang olahraga terbesar bagi penyandang disabilitas ini tidak hanya memberikan kemeriahan di bidang olahraga, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM di berbagai venue. “Ini menjadi peluang emas bagi mereka untuk memanfaatkan momen ini,” ujar Dhoni.
Ia juga menyebut bahwa PEPARNAS XVII berkontribusi pada peningkatan okupansi hotel, serta menghidupkan sektor kuliner dan pariwisata di Surakarta.
PEPARNAS XVII digelar mulai 6 hingga 13 Oktober 2024 dengan mempertandingkan 20 cabang olahraga, termasuk para bulutangkis, para catur, para renang, bocia, voli duduk, dan anggar kursi roda. Acara ini diikuti oleh 4.625 atlet dan ofisial yang berkompetisi di Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Boyolali, dan Sukoharjo.
Baca Juga: Media Center PEPARNAS XVII Solo Hadirkan Layanan Pijat Terapi bagi
Diharapkan, selain membawa kemeriahan olahraga, PEPARNAS XVII juga akan memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan UMKM, peningkatan pariwisata, serta memperkuat citra positif Surakarta sebagai kota inklusif dan pendukung kemajuan ekonomi berbasis masyarakat. (Farhan Dentamayall)
- Penulis: hasanah 006
