Pada penanaman itu, semangat dan kegembiraan para peserta terpancar dari para sahabat tuli.
Sementara itu CEO Tangkal Pinus, Astrid Rijker mengatakan, reboisasi atau penanaman pohon dengan melibatkan ratusan Sahabat Tuli dilaksanakan dalam rangka menjelang musim penghujan yang kerap menimbulkan banjir.
“Kami kasih kebahagiaan sama teman-teman Tuli melalui penanaman berbagai jenis pohon seperti Camar, Damar, Mahoni dan Pinus. Tujuannya selain penghijauan menyambut musim hujan, juga memberi pengalaman berbeda bagi teman disabilitas,” ungkap Astrid.
Pihaknya berencana secara rutin menggelar kegiatan sosial kegiatan serupa melibatkan disabilitas Tuli maupun tunanetra.
“Ini akan menjadi program rutin, karena tempat wisata bukan hanya untuk dinikmati bagi orang normal saja tetapi juga bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus,” pungkasnya (***)