Pesan Bupati Sumedang kepada PPPK Tenaga Kesehatan
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
- visibility 56
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir berpesan kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk bisa melayani rakyat dengan baik karena tugas ASN adalah melayani masyarakat.
“Kalau kita mempermudah urusan rakyat, Allah akan mempermudah urusan hidup kita. Kalau kita selaku ASN mengatasi kesulitan rakyat, Allah akan mengatasi kesulitan hidup kita,” ujarnya.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada 163 orang tenaga kesehatan.
Para tenaga kesehatan itu diangkat melalui formasi tahun 2022. SK diserahkan secara simbolis oleh bupati kepada tiga orang perwakilan PPPK di Gedung Korpri Sumedang, Kamis (11/5/2023).
Selain itu, Dony Ahmad Munir berpesan kepada para penerima SK untuk selalu bersyukur karena diangkat PPPK di tengah-tengah banyaknya orang yang bersaing menjadi PPPK.
“Sebagai wujud syukur atas anugerah ini harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Menurutnya, PPPK harus memiliki kompetensi yang baik sehingga menjadi SDM unggul yang akan jadi elemen penting bagi pembangunan nasional.
“Diawali dengan luruskan niat. Apa yang kita lakukan, di manapun, tugas apapun, lakukan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah. Pasti akan dipermudah dalam menjalankan tugas-tugasnya,” katanya.
Kemudian yang terakhir bupati meminta para PPPK menyempurnakan ikhtiar semaksimal mungkin menjadi menjadi ASN yang masuk dalam kategori “Wajib Adanya”.
“Keberadaannya ini betul-betul penting dan diharapkan dalam sebuah organisasi. Kemudian harus membuat sejarah dan perubahan dengan berinovasi dan berkreasi sehingga menjadi ASN yang berprestasi,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Sumedang, Tuti Ruswati menyampaikan, dari 169 formasi yang tersedia tercatat ada 1.035 pelamar.
Dari jumlah tersebut, yang lolos seleksi administrasi sebanyak 876 orang dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 159 orang.
“Formasi yang terisi saat ini sebanyak 163. Sedangkan formasi yang tidak terisi 6,” kata Tuti.
Keenamnya terdiri atas Ahli Pratama Dokter Spesialis Dalam, Ahli Pratama Psikolog, Sanitarian Terampil, Terapis Gigi dan Mulut, Ahli Pratama Dokter Gigi dan yang mengundurkan diri satu orang.
- Penulis: Bobby Suryo
