Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » Presiden Jokowi: Bali Provinsi Pertama yang Seluruh Tanahnya Bersertifikat Tahun Ini

Presiden Jokowi: Bali Provinsi Pertama yang Seluruh Tanahnya Bersertifikat Tahun Ini

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
  • visibility 290
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung sebanyak 3.000 sertifikat hak atas tanah bagi masyarakat dari sejumlah wilayah di Provinsi Bali. Penyerahan tersebut berlangsung dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden dan berlokasi di lapangan umum Kilobar, Kabupaten Bangli, pada Jumat, 14 Juni 2019.

Presiden mengatakan, Provinsi Bali merupakan provinsi pertama di Indonesia yang mana seluruh bidang tanahnya akan bersertifikat. Sertifikat bagi seluruh bidang tanah itu diperkirakan akan dapat terbit seluruhnya pada tahun 2019 ini.

“Patut bersyukur, khusus untuk Provinsi Bali nanti yang pertama semua sertifikat selesai tahun ini. Tadi Pak Menteri Agraria menyampaikan, Bali adalah provinsi pertama yang semuanya sudah pegang sertifikat,” ujarnya saat memberikan sambutan penyerahan sertifikat.

Meski demikian, perlu diakui bahwa di seluruh wilayah Indonesia masih terdapat puluhan juta bidang tanah yang masih belum bersertifikat. Padahal sertifikat tersebut merupakan bukti hukum atas kepemilikan tanah atau lahan.

“Di seluruh Indonesia ini masyarakat yang pegang sertifikat harusnya 126 juta. Tetapi sampai 2014 kemarin yang pegang baru 46 juta. Berarti masih kurang 80 juta,” ucap Presiden.

Untuk mempercepat penerbitan sertifikat tersebut, pemerintah sejak tahun 2015 telah meluncurkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mempermudah rakyat untuk mendapatkan sertifikat atas tanah yang mereka miliki. Dengan program tersebut, penerbitan sertifikat dalam jumlah yang lebih besar dari biasanya dapat terealisasi.

Dalam tahun-tahun sebelumnya, pemerintah hanya dapat melakukan penerbitan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat hanya sebanyak kurang lebih 500 ribu sertifikat tiap tahunnya secara nasional.

“Di 2015 saya sampaikan kepada Pak Menteri Agraria, enggak bisa begini terus. Saya minta tahun depan itu 5 juta, tahun depannya lagi 7 juta, tahun depannya lagi 9 juta. Sehingga kita hitung-hitung, kita perkirakan, tahun 2025 itu seluruh sertifikat sudah bisa diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Banyaknya masyarakat yang belum memiliki sertifikat itu salah satunya disebabkan karena sulit dan lamanya melakukan pengurusan sertifikat ini. Presiden Joko Widodo bahkan merasakan sendiri hal itu.

“Saya mengalami mengurus sertifikat bukan hitungan bulan, tapi tahun. Saya harus bicara apa adanya,” tuturnya.

Program PTSL yang dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun belakangan berupaya untuk mengurangi kendala tersebut dengan memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada masyarakat. Cepatnya pelayanan dan penerbitan sertifikat tersebut diakui oleh seorang warga di Bali yang hadir dalam acara penyerahan sertifikat hari ini.

“Urus sertifikat enggak sampai satu bulan. Pendaftaran, sudah itu diukur. Setelah diukur itu pemberkasan, selanjutnya ada sidang. Setelah sidang sudah selesai,” kata Adi Jaya, warga yang datang dari Kabupaten Tabanan.

Untuk diketahui, sertifikat yang diserahkan oleh Presiden Jokowi hari ini mencakup bidang tanah yang berasal tujuh kota dan kabupaten yang ada di Bali. Ketujuhnya ialah Kota Denpasar dengan 25 bidang tanah, Kabupaten Badung dengan 100 bidang tanah, Kabupaten Gianyar dengan 300 bidang tanah, Kabupaten Klungkung dengan 500 bidang tanah, Kabupaten Bangli dengan 1.000 bidang tanah, Kabupaten Karangasem dengan 750 bidang tanah, dan Kabupaten Tabanan dengan 325 bidang tanah.

Setelah menyerahkan sertifikat tanah tersebut, Presiden Jokowi melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Al-A’la, Kecamatan Gianyar,
Kabupaten Gianyar.

  • Penulis: khasanah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amanda Manopo Comeback ke Layar Lebar Lewat Film “CAPER: Check Out Sekarang, Pay Later”

    Amanda Manopo Comeback ke Layar Lebar Lewat Film “CAPER: Check Out Sekarang, Pay Later”

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Aktris Amanda Manopo bersiap kembali ke dunia film melalui proyek terbarunya berjudul “CAPER: Check Out Sekarang, Pay Later.” Film ini turut menghadirkan sosok selebgram Fajar “Sadboy” yang sebelumnya mencuri perhatian publik. Karya ini merupakan kelanjutan dari serial “Pay Later” yang sukses tayang di Vision+ pada Maret 2024. Surya Ardy Octaviand kembali dipercaya menjadi […]

  • Tangkapan foto peserta diskusi 'Setelah Dirty Vote' pada Jumat, (23/2/2024) di Universitas Parahyangan Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung.

    Bertebaran Fitnah pada Kru dan Aktor Film Dirty Vote Setelah Rilis

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Hasanah 012
    • visibility 54
    • 0Komentar

        HASANAH.ID – BANDUNG. Dosen Hukum UGM, Zainal mengatakan setelah adanya film Dirty vote mulai bertebaran fitnah kepadanya dan teman-temannya. Salah satunya dianggap sebagai partisan partai politik tertentu pada Jumat, (23/2/2024) di Universitas Parahyangan Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung. “Ada tuduhan Ferry itu kader PKS, Saya PDIP dan Bivitri itu Nasdem. Saya liat fitnah tersebut […]

  • Disdik Jabar Diskualifikasi 2 Anak Yang Dafar Sekolah Mengguanakan KK Bodong

    Disdik Jabar Diskualifikasi 2 Anak Yang Dafar Sekolah Mengguanakan KK Bodong

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2019
    • account_circle khasanah
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Pada pertemuannya di kantor Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, Dinas Pendidikan Jawa Barat mengungkapkan laporan PPDB mengenai Kartu Keluarga/KK Bodong, Jumat (28/6/2019). “Yang dibahas tadi dipertemuan disdik dengan Ombudsman mengenai beberapa aduan kepada ombudsman lalu disampaikan kepada kami terkait KK Bodong,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi Sartika, saat ditemui Tribun Jabar di Jalan Kebonwaru […]

  • Optimalisasi Kerja Kerakyatan, Ineu Purwadewi Dorong Sinergi Tiga Pilar Partai

    Optimalisasi Kerja Kerakyatan, Ineu Purwadewi Dorong Sinergi Tiga Pilar Partai

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM., menegaskan pentingnya sinergi antara tiga pilar partai—yakni legislatif, eksekutif, dan struktur partai—dalam menjalankan kerja-kerja kerakyatan demi mewujudkan kesejahteraan rakyat, sesuai dengan cita-cita besar PDI Perjuangan. Hal ini disampaikan Ineu saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Kader Pratama DPC PDI Perjuangan […]

  • Instagram @cinta_brian

    Mengenal Cinta Brian, Aktor Muda yang Disebut Dekat dengan Gisel Anastasia

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Hasanah 014
    • visibility 53
    • 0Komentar

    HASANAH.ID – Nama aktor Cinta Brian tengah ramai diperbincangkan setelah dikaitkan dengan penyanyi Gisella Anastasia. Keduanya menarik perhatian publik usai menghadiri pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier di Ubud, Bali. Kemunculan mereka bersama memunculkan dugaan kedekatan yang lebih dari sekadar rekan. Profil dan Latar Belakang Cinta Brian Cinta Brian, yang memiliki nama lengkap Cinta Brian […]

  • Saat Dikukuhkan Jadi Pembina P3MP, Kang Anton Siap Berantas Pungli

    Saat Dikukuhkan Jadi Pembina P3MP, Kang Anton Siap Berantas Pungli

    • calendar_month Jumat, 25 Mei 2018
    • account_circle hasanah editor
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Hal itu terungkap saat Kang Anton mendengarkan keluhan para sopir.Keluhan itu diantaranya masalah pungli yang menimpa pada armada truk bermuatan barang disetiap titik di Jawa Barat. Sehingga hal itu menjadi persoalan penting yang harus segera diselesaikan. Oleh karena itu, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 2 siap memberantas Pungutan Liar (Pungli) dengan membuatkan sistem pengaduan, […]

expand_less
Skip to toolbar