Jika rekayasa lalulintas dilihat dari kepentingan pribadi, Bayu memastikan akan ada gejolak.
Namun, jika dilihat dari kepentingan umum, maka masyarakat akan paham.
Setelah sepekan pengusulan dipermanenkan, maka masyarakat dinilai semakin paham untuk memilih ruas jalan, sehingga kemacetan sudah berkurang dan kendaraan tidak menumpuk pada satu titik saja.
“Tujuan rekayasa ialah untuk menghilangkan beberapa titik kemacetan seperti di Jalan Sukajadi dari Jalan Pasteur hingga Jalan Cemara, Jalan Setiabudi masuk ke Jalan Cipaganti, dan Jalan Cihampelas. Alhamdulillah setelah dilakukan rekayasa, titik tersebut semakin lancar, artinya ada perubahan positif,” katanya.
Kompol Bayu Catur Prabowo mengimbau agar semua lapisan masyarakat bersama-sama menjadikan Bandung sebagai kota tertib berlalulintas dan menghilangkan kesan Bandung macet, Bandung semerawut, dan Bandung lama di jalan.
Ia meminta agar semua masyarakat bersama-sama menghilangkan stigma tersebut.