Breaking News
Trending Tags
Beranda » Berita » SPK Jawa Barat Audiensi dengan Pemkot Bandung Dorong Keadilan bagi Pekerja Kampus

SPK Jawa Barat Audiensi dengan Pemkot Bandung Dorong Keadilan bagi Pekerja Kampus

  • account_circle Hasanah 014
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

hasanah.id – Dorongan untuk memperbaiki kesejahteraan tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi terus bergulir. Serikat Pekerja Kampus (SPK) Jawa Barat bertemu Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam audiensi yang digelar di Balai Kota, Rabu (15/10/2025) sore.

Audiensi dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat resmi yang dilayangkan SPK kepada Pemerintah Kota Bandung mengenai kondisi ketenagakerjaan di sektor pendidikan tinggi yang dinilai masih jauh dari layak. Berdasarkan laporan yang diterima, banyak tenaga kependidikan dan dosen di Bandung yang masih memperoleh upah di bawah Upah Minimum Regional (UMR), bahkan beberapa di antaranya mengalami tekanan saat memperjuangkan haknya.

Salah satu kasus yang diangkat dalam pertemuan itu ialah dugaan intimidasi terhadap Riski Alita Istiqomah (Kiki), dosen tetap di Universitas Halim Sanusi Bandung (UHS). Koordinator SPK Jawa Barat, Subekti W. Priyadharma, menjelaskan bahwa Kiki disebut tidak menerima gaji pokok sesuai Surat Keputusan Yayasan dan mendapat tekanan setelah melapor ke pengawas ketenagakerjaan. Menurut Subekti, tindakan intimidatif itu berdampak langsung pada karier akademiknya.

“Bu Kiki mendapatkan berbagai ancaman dari kampusnya yang berdampak pada tidak diberikannya jam mengajar pada semester ini dengan alasan ia tidak mencabut laporan ke UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah IV Bandung, padahal UHS pun banyak melanggar aturan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang dimiliki SPK, sejak 2017 Kiki menerima upah dasar di bawah garis kemiskinan. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung Maret 2025, pendapatan di bawah Rp644.417 per kapita per bulan dikategorikan miskin.

Selain itu, SPK juga menyoroti persoalan serupa di Universitas Bandung (UB). Pihak kampus disebut belum memberikan kejelasan status kepada tenaga pendidik serta menunggak pembayaran upah selama berbulan-bulan. Kondisi ini terjadi setelah muncul dugaan penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Menanggapi berbagai laporan tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa pemerintah kota terbuka untuk berdialog dengan SPK guna mencari solusi bersama.

“Pemerintah Kota Bandung memang perlu mendapatkan perspektif tentang bagaimana sebetulnya hal ini bisa terjadi (di dunia pendidikan tinggi),” ujar Farhan.

Ia menilai, kesejahteraan pengajar tidak hanya menjadi tanggung jawab perguruan tinggi, tetapi juga perlu dukungan lintas sektor.

“Kita punya masalah yang sama bahwa memang kita punya pekerjaan rumah untuk memastikan kesejahteraan para pengajar ini dari mulai pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi,” tegasnya.

Menurut Subekti, dialog bersama Pemkot Bandung guna memperjuangkan tatanan pendidikan yang menjunjung keadilan dan kesetaraan bagi pekerja kampus.

“Perjuangan pekerja kampus bukan hanya untuk menuntut hak upah yang layak, tetapi juga untuk membangun lingkungan kerja yang adil, aman, dan bermartabat di sektor pendidikan tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Andri Darusman, mengakui bahwa pihaknya baru mengetahui keberadaan SPK, karena selama ini sebagian besar laporan yang masuk berasal dari serikat di sektor industri.

“Saat ini kurang lebih ada 13 serikat pekerja yang sedang diverifikasi oleh Disnaker Kota Bandung, dan kami tawarkan SPK untuk dapat bergabung di Forum Komunikasi Serikat Pekerja agar bisa berbagi tentang berbagai hal,” ungkap Andri.

Sementara itu, dosen Universitas Muhammadiyah Bandung sekaligus anggota SPK, Isman Rahmani Yusron,  menilai ada ketimpangan besar antara biaya pendidikan yang dibayarkan mahasiswa dengan kompensasi yang diterima dosen.

“Kota Bandung dikenal sebagai kota pendidikan dengan sekitar 150 perguruan tinggi yang berkontribusi besar bagi kota ini. Sangat miris dan tidak adil ketika dosen menerima upah dari kampus hanya sekian persen dari total biaya yang dikeluarkan mahasiswa. Dosen bisa jadi tidak bisa menguliahkan anak-anaknya jika hal ini kerap terjadi,” kata Isman.

Isman memaparkan, berdasarkan perhitungan SPK, rata-rata mahasiswa membayar Rp15 juta per semester, sedangkan dosen hanya menerima sekitar Rp2,5 juta per bulan, meski satu kelas bisa diisi lebih dari 30 mahasiswa.

“Ini sangat tidak adil, dan perlu perhatian bersama,” tegasnya di hadapan Wali Kota Bandung dan Kepala Disnaker.

Audiensi yang berlangsung lebih dari satu jam itu menghasilkan kesepahaman awal antara SPK dan Pemkot Bandung untuk memperkuat koordinasi terkait kesejahteraan pekerja pendidikan tinggi. Ke depan, forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi antara Disnaker, SPK, dan pemerintah kota dalam menangani persoalan ketenagakerjaan serta mendorong kebijakan yang berpihak pada pekerja kampus.

Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri Koordinator SPK Jawa Barat, Subekti W. Priyadharma (Ibek), Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Andri Darusman, Ketua Exco Partai Buruh Kota Bandung Prana Rifsana, serta sejumlah staf Disnaker dan pengurus SPK wilayah.

  • Penulis: Hasanah 014

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Dianugerahi Bintang Kehormatan Tertinggi oleh Sultan Brunei

    Presiden Prabowo Dianugerahi Bintang Kehormatan Tertinggi oleh Sultan Brunei

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima anugerah Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam, dalam kunjungan kenegaraannya ke Brunei Darussalam pada Rabu, 14 Mei 2025. Penganugerahan tersebut disampaikan langsung oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah di Istana Nurul Iman. Presiden Prabowo dianugerahi gelar kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati (D.K.), yang merupakan […]

  • BMKG Peringatkan Aktivitas Laut Meningkat pada Musim Puncak Monsun Desember–Februari

    BMKG Peringatkan Aktivitas Laut Meningkat pada Musim Puncak Monsun Desember–Februari

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan terbaru terkait potensi peningkatan aktivitas gelombang tinggi di berbagai perairan Indonesia. Memasuki periode Desember, Januari, hingga Februari (DJF), kondisi laut diperkirakan menjadi lebih dinamis akibat pengaruh kuat perubahan atmosfer dan pola angin musiman. Secara klimatologis, periode DJF memang dikenal sebagai fase dengan gelombang lebih tinggi […]

  • Diah Fitri: Akses Air Bersih Adalah Hak, Bukan Kemewahan

    Diah Fitri: Akses Air Bersih Adalah Hak, Bukan Kemewahan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Diah Fitri Maryani, SE., MM. menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan hak dasar warga negara, bukan sebuah kemewahan. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius memperluas ketersediaan air bersih yang merata di seluruh wilayah Jawa Barat, khususnya di daerah terpencil dan rawan kekeringan. “Air bersih adalah fondasi […]

  • Joko Widodo

    Jokowi Paksa BUMN atau Swasta dan Investor Untuk Mendirikan Industri Mobil Listrik Didalam Negri 2-3 Tahun Mendatang

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle hasanah 009
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat memperhatikan perkembangan-perkembangan terbaru di Indonesia. Bahkan perkembangan dunia otomotif pun tidak luput dari pantauannya. Dia mengaku optimis Indonesia bisa segera memproduksi mobil listrik. Mobil listrik sekarang sedang ada dimasa jayanya, pasalnya semua produsen mobil didunia berlomba-lomba untuk melahirkan sebuah mobil listrik dengan teknologi yang terbaru demi mendapatkan tempat […]

  • Volume Kendaraan yang Masuk Bandung Naik Tiga Kali Lipat

    Volume Kendaraan yang Masuk Bandung Naik Tiga Kali Lipat

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2019
    • account_circle khasanah
    • visibility 236
    • 0Komentar

    BANDUNG – Sejak memasuki musim mudik lebaran 2019 hingga akhir pekan ini, volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung meningkat tiga kali lipat dibanding biasanya.  “Memang terjadi peningkatan. Volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung tiga kali lipat,” kata Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Agung Reza di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (3/6/2019).  Saat hari […]

  • Dua Jemaah Shalat Id di Pemalang Meninggal Akibat Pohon Tumbang: Ini Kronologinya

    Dua Jemaah Shalat Id di Pemalang Meninggal Akibat Pohon Tumbang: Ini Kronologinya

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Dua jemaah shalat Idul Fitri di Pemalang mengalami musibah tragis setelah tertimpa pohon tumbang. Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, menjelaskan bahwa peristiwa ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, cuaca saat itu cerah, tidak ada tanda-tanda angin kencang, dan tidak ada kondisi mencurigakan yang mengindikasikan […]

expand_less
Skip to toolbar