“Jadi kita harus ketahui bersama, peringatan Sumpah Pemuda didasari dari sebuah rumusan tiga ikrar atau janji para pemuda Indonesia pada tahun 1928,” imbuhnya.
Ineu menjelaskan, melalui ikrar yang disebut Sumpah Pemuda tersebut menjadi cikal bakal pergerakan pemuda Indonesia yang berjuang bersama meraih kemerdekaan Republik Indonesia. Hal ini perlu dimaknai bersama oleh para pemuda penerus bangsa.
“Melalui ikrar Sumpah Pemuda, tersirat 3 makna yang sangat penting. Pertama, bukan persatuan semu, melainkan adanya ikatan kuat sebagai satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Persatuan inilah yang menjadi ikatan nyata bukan sekedar persatuan yang semu,” tegas Ineu.
“Kemudian yang kedua, Sumpah Pemuda 1928 ini mengajarkan kepada rakyat untuk mencapai cita-cita merdeka adalah dengan persatuan. Dan ketiga, adalah membangun kesadaran para pemuda di tiap daerah untuk bersatu. Dimana saat itu organisasi pemuda seperti Batak Bond, Jong Java, Jong Celebes dan lai sebagainya, bersepakat membentuk kekuatan, bersinergi menyusun kegiatan bersama secara konkret,” jelas Politisi PDI Perjuangan asal Dapil XI Jabar Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Subang ini.