“Jadi saya himbau kepada seluruh masyarakat nanti apabila sudah mendapatkan giliran vaksin, tidak perlu takut, tidak perlu ragu karena vaksin ini sudah dinyatakan aman dan halal oleh BPOM dan MUI. Ini untuk keselamatan kita, ngak usah mendengarkan suara-suara yang lain bahwa vaksin vaksin ini begini dan begitu. Kita percaya kepada para tenaga medis, tenaga dokter dan lainnya. Kita laksanakan ini bersama-sama,” tegas Ngatiyana.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menyebutkan setelah 10 orang unsur Forkopimda, penyuntikan vaksin akan dilanjutkan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang sudah terdaftar sebelumnya. Pelaksanaan penyuntikan dilakukan dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada Kamis (14/1) dan selanjutnya tahap kedua dilaksanakan 14 hari setelah penyuntikan tahap pertama.
“Vaksinasi hari ini dilakukan di 17 fasilitas kesehatan dengan sasaran nakes 1.940 dari 4.500 yang terdata, plus Forkopimda. Berikutnya kami harapkan semua warga Cimahi bisa divaksin,” tutur Rini, sapaan akrab Chanifah Listyarini.