Seperti yang telah diketahui bersama, secara geografis, klimatologis, dan hidrologis, Kota Cimahi berada di daerah yang memiliki potensi bencana, baik yang disebabkan oleh alam ataupun non alam, sehingga dibutuhkan rencana dan kebijakan terkait adaptasi dan mitigasi bencana.
Ngatiyana menyebutkan bahwa pengurangan risiko bencana khususnya di Kota Cimahi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen yang tergabung dalam strategi pentahelix, dimana sinergitas, kolaborasi dan koordinasi dari berbagai pemangku kepentingan menjadi hal penting dalam upaya pengurangan risiko bencana sehingga selaras dengan rencana aksi nasional dan rencana aksi daerah pengurangan resiko bencana.
“Sinergi, koordinasi serta menimalisir dampak yang ditimbulkan oleh bencana merupakan hal yang terbaik yang dapat dilakukan dalam menghadapi setiap bencana. Kunci utamanya terletak pada aspek pencegahan dan mitigasi bencana,” tukas Ngatiyana.
Menurutnya dalam penanggulangan bencana selain memperkuat koordinasi antar lembaga dan memberdayakan elemen masyarakat adalah dengan memperkuat perencanaan atau dengan melihat ancaman ataupun potensi bencana itu sendiri.