Pantauan Tribun Jabar di lapangan, Minggu (7/7/2019), kondisi tersebut terjadi tepatnya di lingkungan rukun warga (RW) 12 dan sebanyak 5 rukun tetangga (RT) terdampak pencemaran dari Sungai Cikijing yang melintang di Kampung Babakan Jawa.
Dedeh (49), warga RT 1/2 Kampung Babakan Jawa, mengatakan, sebelumnya kondisi air di sumurnya itu dalam kondisi jernih dan setiap harinya digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari minum, mencuci, masak, hingga mandi.
“Lihatnya saja sudah takut, apalagi digunakan. Bau airnya tercium sampai ke dalam rumah,” kata Deden kepada Tribun Jabar di Kampung Babakan Jawa, Kabupaten Bandung, Minggu (7/7/2019).
Dedeh mengatakan, pada dua bulan lalu, perubahan kondisi air berubah secara berangsur, awalnya hanya mengalami perubahan keruh kecokelatan, namun saat ini menjadi warna hitam pekat dan berbau serupa lumpur selokan.
Ia mengatakan, pekan lalu ia menguras sumur sedalam tiga meter tersebut, dengan tujuan untuk menghilangkan air berwarna hitam itu, sayangnya beberapa jam kemudian air hitam kembali muncul memenuhi sebagian sumur.