Debat Publik ketiga Paslongub/wagub Jabar di Sudirman Ball Room Bandung, diwarnai aksi protes dari salah satu paslon yang jadi peserta debat.
Waktu itu cagub nomor urut 2 Hasanuddin atu yang akrab disapa Kang Hasan harus meluruskan tanggapan panelis yang menurutnya ada satu hal yang keliru.
Saat salah satu panelis memberikan penajaman tentang agama dan ideologi, panelis tersebut menyatakan dalam berpancasila, orang pun berhak tidak beragama.
“Dari debat tadi, saya kira ada satu poin catatan. Pemahaman Pancasila, ternyata masih belum banyak dipahami oleh banyak orang, ya mohon maaf termasuk seperti tadi salah satu panelisnya juga,” kata Kang Hasan sambil tertawa, usai mengikuti debat, Jumat (22/6/18) malam.
Justru, tandas dia, Pancasila itu mewajibkan seluruh rakyat Indonesia untuk beragama. “Nah, kalau menurut panelis itu disebutkan dalam Pancasila boleh tidak beragama, lho? Kesalahan fatal itu. Jadi, mohon maaf saya koreksi,” tukasnya.
Lebih dari itu, imbuh Kang Hasan, agama pun dilindungi oleh negara dan pemimpin yang baik itu harus mampu menjaga umatnya dalam beragama, serta menjunjung tinggi pluralisme.